Penulis: Anita Maria Supriyanti
-
Hj. Asiah: Ulama Perempuan Banjarmasin dengan Spirit Parenting Setara*
Dulu saya selalu berpikir bahwa ulama adalah orang yang berdiri di mimbar masjid dan mendakwahkan ajaran agama. Karena rata-rata penceramah adalah laki-laki, saya membayangkan bahwa ulama hanyalah sosok laki-laki. Setelah menjadi pembaca Mubadalah dan tergabung dalam jaringan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), saya sadar bahwa konsep ulama semestinya tidak terpaku pada jenis kelamin, tetapi pada…
-
Digital Parent: Anak Dalam Bayangan Kekerasan Online*
Anak yang tumbuh dengan kondisi tidak memiliki kedekatan emosional terhadap ayah atau ibu bahkan keduanya memiliki kecenderungan untuk menarik diri dari orang tuanya. Fenomena ini terkenal juga dengan istilah yatim piatu sosial, di mana ketiadaan kehadiran figur ayah atau ibu bahkan keduanya dalam proses tumbuh kembang anak. Apalagi era perkembangan teknologi dan gadget (re: internet)…
-
Multitafsir Pancasila Dari Legitimasi Kekuasaan ke Pedoman Kemaslahatan Bangsa*
Pada masa orde baru, Pancasila menjadi asas tunggal dalam perpolitikan dan organisasi masyarakat. Pada masa ini tidak boleh ada definisi lain dari pancasila selain apa yang menjadi instruksi pemerintah. Konon katanya kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas politik dan mencegah perpecahan bangsa, terutama pasca gejolak politik tahun 1965. Implementasi Pancasila sebagai asas tunggal salah satunya dengan diwajibkannya…
-
Budaya Seksisme: Akar Kekerasan Seksual yang Kerap Diabaikan*
Sahnya UU TPKS tampaknya tidak memberi efek jera terhadap predator-predator kejahatan seksual. Bagaimana tidak, kasus kekerasan seksual yang bermula dari budaya seksisme ini kian mengkhawatirkan. Tidak hanya melibatkan kalangan masyarakat biasa. Bahkan juga melibatkan oknum-oknum dari institusi yang seharusnya memberi perlindungan dan bantuan kepada masyarakat. Kasus pemerkosaan yang pelakunya merupakan oknum dokter di RSHS Bandung. eks Kapolres…
-
Jalan Menuju Pulih, Proses Berdamai dengan Gangguan Mental*
Kesehatan mental selain karena pengaruh genetik juga dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola asuh atau parenting. Sebagai penyintas gangguan mental dan kebanyakan penyintas lainnya pasti memiliki kekhawatiran yang sama. “apa aku dapat pulih? Apa aku akan ketergantungan obat selamanya?” Pertanyaan yang hanya dapat dijawab dengan pengalaman berproses penyintas yang sudah melalui fase benar-benar stabil setelah mengikuti…