Kategori: Opini

  • Pasca Ujian Terbuka S3

    Assalamu’alaikum wr.wb Yth bapak-bapak, ibu-ibu, adik-adik kawula muda lintas agama dan lintas budaya serta semua mahasiswa-mahasiswaku di mana saja berada. Tiada kata seindah doa, maka sekarang saya doakan dari Jambi agar semua anda yang membaca tulisan ini sehat-sehat selalu, panjang umur, murah rezeki, dan cepat selesai S3 serta meraih gelar professor bagi yang sedang berusaha.…

  • Tujuan

    “Tujuan hidup adalah gawang, di mana Anda mengarahkan tendangan bola dengan segenap konsentrasi dan kekuatan yang Anda miliki.” -Hillary Jones- Kutipan di atas secara sederhana namun tajam menggambarkan pentingnya arah dalam kehidupan. Tanpa arah, hidup menjadi kabur. Tanpa sasaran, perjalanan menjadi membingungkan. Sebaliknya, ketika seseorang memiliki tujuan, maka setiap langkah, keputusan, dan detik yang berlalu…

  • Agama Untuk Perdamaian: Moderasi Sebagai Tuntunan, Bukan Ancaman*

    Di tengah dunia yang penuh gejolak dan ketegangan, agama semestinya hadir sebagai sumber kedamaian, bukan sebagai bahan bakar konflik. Namun, realitas global dan nasional kerap menampilkan paradoks: agama yang seharusnya menjadi jalan keselamatan justru dipelintir menjadi legitimasi kekerasan dan intoleransi. Di sinilah pentingnya moderasi beragama: sebuah cara pandang dan praktik keagamaan yang mengedepankan keseimbangan, kemanusiaan,…

  • Moderasi Beragama: Jalan Tengah Merawat Keberagaman Dalam Budaya Indonesia*

    Di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya, Indonesia membutuhkan cara pandang yang adil dan inklusif dalam beragama. Moderasi beragama hadir sebagai solusi untuk menjaga harmoni sosial dan mencegah ekstremisme. Indonesia terkenal dengan berbagai macam budaya yang ada dan berbagai macam adat istiadat yang berbeda tentu akan sangat memungkinkan terdapat perbedaan yang sangat lumrah baik…

  • Agama dan Gender dalam Dialog: Dari Tafsir Menuju Empati

    Agama dan gender merupakan dua aspek penting dalam kehidupan manusia yang seringkali saling bersinggungan. Agama hadir sebagai pedoman hidup, menawarkan makna, nilai, dan aturan moral yang dianggap sakral. Sementara itu, gender tidak hanya merujuk pada jenis kelamin biologis, tapi juga mencakup identitas, peran sosial, dan harapan budaya yang melekat pada seseorang berdasarkan persepsi masyarakat. Ketika…