Kategori: Opini
-
Calon Presiden Pelopor Doxa Terbaik
Pertama-tama saya akan mengajak teman-teman untuk memperhatikan kembali terhada perubahan sosial, yakni pergeseran kekerasan fisik menjadi kekerasan simbolik. Perubahan ini sebenarnya terjadi bukan hanya dalam arena sosial semata, akan tetapi sudah merambat dalam segala aspek yang menyangkut ruang publik atau ranah yang lebih kecil sekalipun. Tapi pada bahasan kali ini kita akan mencoba untuk mendiskusikan…
-
Bersama dalam Perbedaan: Mengasah Kompetensi untuk Kerukunan Umat Beragama
Dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, perbedaan agama bukanlah hal yang asing, melainkan sebuah kenyataan sosial yang menjadi bagian dari jati diri bangsa. Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga akan keragaman budaya dan keyakinan. Namun, keragaman ini bukan tanpa tantangan. Ketegangan antarumat beragama, prasangka, dan bahkan konflik masih kerap terjadi, yang…
-
Kebebasan Berekspresi di Indonesia: Antara Hak dan Batasan
Kebebasan berekspresi merupakan salah satu hak asasi manusia yang dijamin oleh konstitusi Indonesia, khususnya dalam Pasal 28E UUD 1945. Hak ini memberikan ruang bagi setiap individu untuk menyampaikan pikiran, pandangan, dan pendapat secara bebas, baik secara lisan, tulisan, maupun melalui media lainnya. Dalam praktiknya, kebebasan ini menjadi pilar penting dalam kehidupan demokrasi, karena memungkinkan masyarakat…
-
Amanat Pengambilan Api Qur’an di Malam Nuzulul Qur’an*
Islam merupakan agama dakwah, mengajarkan kepada umatnya untuk mengamalkan seluruh nilai-nilai Islam dalam praktik kehidupan, perilaku sehari-hari, dan bergaul dengan sesama manusia. Soekarno menyebut Islam sebagai agama perbuatan, bersumber dari al-Qur’an dan perbuatan Rasulullah yang dibimbing langsung hatinya oleh Allah SWT. Salah satu kemuliaan bulan Ramadan karena di bulan tersebutlah al-Qur’an yang turun pada malam…
-
Bibit Kekerasan Simbolik di Lembaga Pendidikan*
Lembaga pendidikan kita percaya memiliki nilai, budaya, dan prinsip yang menjunjung tinggi martabat manusia. Masyarakat mempercayai bahwa lembaga pendidikan bisa menjadi “bengkel moral” untuk mendidik anak-anak baik dalam hal pengetahuan maupun pendidikan moral. Itu sebabnya lembaga pendidikan masih diminati dan terus memiliki nilai jual untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa dan menciptakan generasi yang berkarakter. Lantas…